menyimpan daging ayam

Cara Menyimpan Daging Ayam Agar Awet

Kebanyakan dari kita pada saat menyimpan daging ayam selalu dengan asal saja, hanya tinggal di taruh di kulkas, di geletakan saja di freezer, dan lainnya. Tapi setelah itu keesokan harinya daging ayam itu menjadi bau, dan berair. Tentu saja kita kaget, padahal daging ayam ini akan kita masak bukan, lalu kita menyalahkan daging ayam itu, yang ini, yang itu. Sebenarnya disini kesalahan terletak pada anda, bukan pada daging ayam itu.

Jika anda mengetahui cara penyimpanan daging ayam yang benar, hal ini tidak akan terjadi. Ya, kami sebagai supplier ayam terbesar akan memberikan tips singkat namun sangat efektif untuk cara penyimpanan daging ayam agar awet. Berikut sima tips dari kami.

 

Baca Juga : Pilih Daging Ayam Segar Atau Beku

 

1. Pilih Daging Ayam Fresh

Yang pertama saat membeli daging ayam yang akan di simpan, jika anda tidak ingin memasaknya langsung adalah dengan membeli daging ayam yang fresh atau segar, daging ayam ini harus disembelih pada hari itu juga, percuma saja jika anda membeli daging ayam yang tidak fresh atau daging ayam yang sudah kurang baik kondisinya.

2. Cuci Kembali Daging Ayam

Biasanya saat kita membeli daging ayam tersebut sudah dalam keadaan bersih bukan?, tapi jangan salah anda harus membersihkna dan mencucinya kembali agar ktoran dipermukaan daging akan hilang. Dan bersihkan bulu sisa dan darah yang masih ada.

3. Memotong Daging Ayam

Sebelum anda menyimpan daging ayam, sebaiknya anda potong kecil – kecil dulu daging ayam tersebut. Mengapa?, karena dengan potrongan daging ayam daripada daging ayam utuh terbuktu leih awet.

4. Rebus Daging dan Bumbu

Kemudian anda bisa menyimpan daging ayam tersebut dalam kondisi sudah dibumbui, dan tentu saja telah direbus terlebih dahulu, ini penting karena akan menjaga keawetand aging hingga 3x lebih awet.

5. Simpan Pada Wadah Tertutup Dikulkas

Yang terakhir anda harus menyimpan daging ayam ini pada wadah tertutup dalama kondisi yang siap. Sipanlah pada panci atau wdah plastik yang tertutup. Anda bisa menyimpannya pada frezer atau pada kulkas suhu dingin biasa.

Sekian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

 

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
Share Untuk Kebaikan :)
No Comments

Post A Comment